Ikuti Kami di :            

Komunikasi dan Penyiaran Islam

Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Jl. Batoro Katong No. 32 Ponorogo, Telp. (0352) 461037

Mengenal Dunia Film Lebih Dekat, FDKI INSURI Ponorogo Kunjungi Studio Alam Gamplong Milik Hanung Bramantyo

February, 04 2026 19:00
Mengenal Dunia Film Lebih Dekat, FDKI INSURI Ponorogo Kunjungi Studio Alam Gamplong Milik Hanung Bramantyo
Oleh Admisi INSURI

KPI NEWS — Usai melaksanakan studi tiru dengan Universitas AMIKOM Yogyakarta, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Sunan Giri (INSURI) Ponorogo melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan kunjungan lapangan ke Studio Alam Gamplong, Yogyakarta, pada Selasa, (03/02/2026). Kunjungan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa dalam memahami proses kreatif dunia perfilman.

Studio Alam Gamplong dikenal sebagai salah satu lokasi syuting film-film ternama karya sutradara Hanung Bramantyo, salah satunya film Bumi Manusia. Kawasan ini menyajikan berbagai set bangunan bernuansa tempo dulu yang merepresentasikan suasana Indonesia pada masa kolonial, sehingga kerap digunakan sebagai lokasi produksi film, serial, dan konten visual lainnya.

Secara historis, Studio Alam Gamplong awalnya dibangun sebagai set lokasi syuting film Bumi Manusia yang diproduksi pada 2019. Setelah proses produksi selesai, area tersebut kemudian dikembangkan menjadi studio alam dan destinasi edukasi perfilman yang dapat dikunjungi masyarakat. 

Hingga kini, Studio Alam Gamplong terus dimanfaatkan sebagai ruang produksi film sekaligus sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan pelaku industri kreatif.

Dipilihnya Studio Alam Gamplong sebagai tujuan kunjungan tidak lepas dari keinginan FDKI INSURI Ponorogo agar mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah ruang dan lingkungan dimanfaatkan untuk menciptakan karya film yang estetis dan bernilai seni tinggi. 

Melalui kunjungan ini, mahasiswa diajak memahami bahwa lokasi memiliki peran penting dalam membangun suasana, narasi, dan visual sebuah film.

Selain mengenal set lokasi syuting, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai proses kreatif di balik produksi film, mulai dari pemilihan lokasi, penataan artistik, hingga bagaimana sebuah tempat dapat diolah menjadi latar cerita yang kuat. Pengalaman ini diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya yang berkecimpung di bidang komunikasi, penyiaran, dan perfilman.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FDKI INSURI Ponorogo berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga pengalaman empiris yang dapat menginspirasi mereka dalam menciptakan karya-karya kreatif di masa mendatang.***